Minggu, 07 Januari 2018

Cerita Seseorang Kakak Kepada Adik Nya

‌Di sebuah desa aku pernah bertemu seseorang kakak yang bernama ikhsan dia pintar dan dia baik kepada orang lain dan sayang sama keluarga nya termasuk adik  nya yang bernama miya. 

‌Ikhsan yang masih sekolah SMA kelas XII dan dia rela bekerja di sebuah pertenakan ayam untuk bantu keluarga nya,  sedang kan miya yang masih duduk di bangku smp. 

‌Ke esokan hari nya ikhsan sepulang sekolah ingin menemui kedua orang tua nya yang bekerja di ladang dan tidak sengaja ikhsan mendengarkan percakapan ibu dan ayah nya " kedua anak kita udah pada besar dan pada pintar tapi kita tidak punya biaya untuk sekolah ikhsan dan maya" dan ikhsan berkata kepada orang tua nya '' ibu ikhsan   kan sebentar lagi lulus ikhsan pengen kerja untuk bantu miya, ibu dan ayah " ayah dan ibu nya berkata '' ayah ga mau kamu sampai berhenti sekolah dan ayah sama ibu ingin kamu sampai kuliah meskipun ayah dan ibu sampai jadi pengemis"  ikhsan pun terdiam dan pergi ketempat kerja nya,  sepulang dari tempat kerja nya dia berpikir ingin bekerja     ikhsan pun diam -  diam kabur dari rumah nya saat subuh, dan ikhsan bekerja di daerah jakarta untuk biaya in adik dan orang tua nya,  ikhsan pun menulis surat yang di tinggalkan nya untuk keluarga nya. 

Sesampainya di jakarta ikhsan pun mencari kerja hingga ke perumahan, kantor hingga merasakan kelaparan dan tidak makan sedikit pun lalu keesokan hari nya ikhsan masih mencari kerja dan akhir nya ikhsan dapet kerjaan sebagai tukang bangunan dan ikhsan menerima tawaran kerja tersebut. 

Keesokan hari nya ikhsan bekerja keras dan hasil kerja nya pun di kasih ke orang tua nya dan adik nya untuk kebutuhan sehari-hari sedangkan adik nya untuk keperluan sekolah. 

Suatu hari adik nya bernama miya lulus dari sekolah dan mendapatkan tempat kuliah di universitas negeri tapi adik nya berkata '' ibu kalo miya ingin masuk ke kuliah di universitas negeri miya butuh biaya mahal " dan ibu nya berkata '' kalo miya ingin sekolah di universitas negeri ibu sama ayah usahain buat biaya nya"  dan miya nya menolak sedangkan orang tua dan kakak nya ingin miya sekolah tinggi. 

Keesokan hari nya miya bertemu teman nya dan berkata '' hei miya ada yang nyariin kamu tuh disana pakaian nya sih kaya pengemis begitu " dan miya pun menghampiri orang itu dan di melihat orsng tersebut ternyata kakak nya ikhsan yang ingin bertemu adik nya miya dan ikhsan pun berkata '' miya jangan peluk kak ikhsan kan pakaian kakak dan tangan kakak kotor " sedangkan miya berkata '' mau kakak kotor,  jelek dan yang lain nya miya tetap akan peluk kakak dan sayang sama kakak " ikhsan berkata '' miya kalo di tempat kuliah jangan manggil kakak ya takut miya malu sama teman -  teman miya " dan miya berkata '' miya ga malu kok lagian miya ngapain harus malu kan kak ikhsan kakak miya ". 

‌Suatu hari ikhsan pun pulang ke kampung nya untuk bertemu orang tua nya dan pas hari itu juga miya lulus kuliah dan wisuda, miya pun pulang bersama teman pria nya yang bernama reza dan setelah itu miya pun melihat kakak nya sedang tidur dan tidak sengaja miya melihat tangan kakak nya terluka miya pun langsung mengobati luka di tangan kakak nya, ikhsan pun berkata '' luka segini masih gpp kak ikhsan di tempat kerja pernah ketiban semen dan tangan kak ikhsan pernah kena batu tapi gpp kan " dan miya menangis melihat perjuangan kakak nya untuk diri nya. 

‌Setelah ke esokan hari nya miya sama reza menghampiri kakak nya di tempat kerja dan menawarkan pekerjaan di kantor nya reza, ikhsan pun menolak karena dia tidak ingin imbalan apapun dari adik nya dan ikhsan berkata kepada miya sama reza '' kapan kalian menikah " dan reza sama miya bilang ''  minggu depan kak ikhsan " ikhsan pun melanjutkan pekerjaan nya. 

‌Suatu hari miya pulang ke rumah orang tua nya dan mengasihi uang untuk orang tua nya dan kak ikhsan nya,  ikhsan pun masih menolak pemberian dari adik nya karena dia tidak menerima imbalan atau pun hutang budi karena kakak nya ikhlas untuk adik nya. 

‌Ke esokan hari nya miya menikah bersama reza dan ikhsan pun bercerita tentang dia dan miya,  ikhsan berkata '' aku selama ini menjaga miya dari masih kecil hingga sekarang karena dulu aku punya penyakit yang cukup lama dan miya merawat aku dengan baik hingga sembuh dan aku berjanji kalo udah sembuh ingin bantu miya sekolah sampai tinggi dan semua itu tercapai sudah " miya pun menangis di tempat pernikahan nya. 


Miya akhir nya bisa jadi penulis terkenal keesokan hari nya ikhsan bekerja keras hingga dia merasakan pusing, lemes dan akhir nya dia terjatuh dari empat ketinggian lantai 2 , reza pun memberitahukan kepada istri nya miya bahwa kak ikhsan jatuh dari ketinggian

Dan miya datang untuk melihat kakak nya miya pun menangis dan reza meminta tolong untuk menelepon rumah sakit, ikhsan yang terbaring tidak bisa bergerak cuma bisa  berkata '' tidak usah lagian kakak ingin isitirahat dengan tenang, reza kak ikhsan tolong jaga miya dengan baik " dan reza berkata '' kak ikhsan dan reza bisa kok menjaga miya berdua" sedangkan miya menangis hingga hiteris dan akhir nya ikhsan pun meninggal dunia di pangkuan adik nya yang tersayang, miya pun pingsan.

Setelah ikhsan di makam kan miya pun berkata '' kak ikhsan miya tidak bisa balas budi kepada kak ikhsan tapi yang hanya miya bisa sekarang kasih hanya batu nisan untuk kakak semoga kakak tenang disana , miya , mas reza , ayah dan ibu akan selalu doain kak ikhsan dan kita semua sayang banget sama kak ikhsan ".

Semoga Cerita dan Kisah ini selalu bisa di kenang oleh banyak orang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Cinta

An Innocent girl and an ordinary man Gadis lugu dan Pria biasa S uatu hari ketika ku di kampus aku melihat seseorang yang begitu m...