An Innocent girl and an ordinary man
Gadis lugu dan Pria biasa
Suatu hari ketika ku di kampus aku melihat seseorang yang begitu menawan dan lugu yang sedang membaca buku di taman, aku melihat dia duduk sendiri dan sambil membaca buku ketika sesaat sedang membaca buku hembusan angin yang mengenai sehelai selendang yang di leher nya, disaat itu juga aku membantu nya mencari selendang yang terhembus angin kencang aku mencari di setiap kota untuk mencari sebuah selendangnya dan entah kenapa kaki ku disaat yang sama bergerak sendiri untuk mencari selendang itu dan hati ku berkata yang sama, hari pun sudah sore menjelang malam di sore hari itu pun aku menemukan selendang punya dia di hari itu aku mengembalikan selendang nya yang kena hembus disaat yang sama saat kembalikan malam pun tiba dia duduk di bawah sinar bulan yang sangat cerah, aku pun melihat dia yang begitu cantik dan menawan ketika di bawah sinar bulan hatiku pun juga gelisah karuan dan tidak tenang entah apa yang terjadi, tapi aku harus bisa buat hati ku tenang dan akhirnya aku memaksakan untuk mendekatinya untuk kembalikan selendang nya, akhirnya dia tersenyum kembali dia juga berterima kasih kepada aku disaat yang sama hati ku mulai tidak tenang lagi dan senyumannya itu bagaikan sebuah bunga yang sedang mekar " indah dan cantik " bisa membuat ke dalam hati yang tenang jadi tidak tenang, akhirnya aku berjalan arah pulang setelah kembalikan selendang yang terhembus angin kencang sesaat sampai rumah aku tertidur disaat yang sama aku kebayang wajah nya yang lugu dan menawan nya dia sampai kebawa mimpiku, aku akhirnya mengerti bahwa itu adalah cinta pandangan pertama tapi aku tidak mau begitu berharap.
Keesokan hari nya aku pergi ke kampus seperti biasanya aku juga pergi ke taman kampus tempat dia duduk sambil membaca buku tapi disana tidak ada dia, sesaat aku memikirkannya hati ku bergerak dan kaki ku ikut bergerak menuju depan gerbang kampus sesampainya aku deket gerbang kampus, aku menoleh ke kiri melihat dia di seberang jalan raya bersama teman nya dia tersenyum dan dia juga melihatku dengan senyumnya aku hanya memikirkan dia tersenyum sudah membuat ku merasa senang, akhirnya aku mencari sebuah kertas dan menulis kan sebuah kata di isi kertas itu yang berkata " i love u Mega " aku juga meminta tolong kepada anak kecil untuk mengirimkan surat nya kepada dia dan dia membalas surat ku dengan berkata " i love u too erzan " disaat yang sama aku menghampirinya dan memeluknya dengan erat di pinggir jalan aku akhirnya bisa menyatakan semua nya kepada dia, aku juga tidak peduli apa kata orang bahwa aku menyatakan cinta di depan umum tapi yang terpenting bahwa aku sangat mencintainya bukan untuk sesaat tapi untuk selamanya.
Someone love story ~
Someone life love forever ~
Even if you want To separate us l still Love you ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar